Thursday, June 4, 2009

Khayalan...

Semalam aku berkhayal, memimpikan satu hal ; alangkah indahnya dusunku, desaku, kotaku ini, jika bisa menikmati energi listrik berlimpah dengan harga terjangkau, tentunya. Sehingga :

  • Mungkin tak ada lagi terdengar jutaan sumpah serapah dari mulut mereka yang kesal, listriknya padam berjam-jam bahkan seharian, yang ikut mematikan geliat usaha hidup mereka.
  • Tak ada lagi celoteh kecil anak-anak kita yang besok ujian, tapi listrik tidak juga menyala hingga pagi,
  • Tak perlu lagi melihat sebuah kota metropolis tercinta, bak “dusun tinggal” kala listrik enggan mengalir...


Ironi tikus mati di lumbung padi :

  • apakah kurang jelas di mata kita, betapa ribuan bahkan jutaan ton batubara dikeruk, diangkut dengan ratusan kilo meter kereta api, dan kini bahkan truk-truk pun sudah ikut meramaikan jalan raya kita, mengangkati emas hitam itu..huh..
  • apakah kita pura-pura buta menyaksikan beribu kilo meter liukan pipa menjadi lintasan empuk lewatnya jutaan kubik minyak dan gas bumi. Pipa yang umumnya bertuliskan “awas pipa gas bertekanan tinggi” itu melintas membelah, kebun kopi, kebun karet, jalan desa, dan sungai kita...hmm


Sementara kita hanya bisa mentertawai diri kita sendiri, tersenyum kecut seolah bertanya kemana limpahan sumber energi sebanyak itu. Oke lah, selamat pagi semua, mentari pagi telah terbit, cahayanya lebih terang dari lampu 5 watt yang byar pet!!


No comments:

Post a Comment